7 Hal yang Perlu Dipertimbangkan Sebelum Memulai Bisnis DJ
Dengan semua persaingan di luar sana, memulai bisnis DJ bukan untuk menjadi lemah hati. Namun, visi yang jelas, tujuan yang terdefinisi dengan baik, dan jawaban atas tujuh pertanyaan penting ini dapat membantu Anda mencapai kesuksesan.
01
dari 07
Kamu Ingin Menjadi DJ Seperti Apa?
Itu dua pertanyaan dalam satu, tetapi mereka sangat terkait sehingga tidak dapat dipisahkan. Ada berbagai jenis DJ, tentu saja: beberapa yang tampil di klub dan lounge dan lainnya yang menghibur di pesta pernikahan, pesta pribadi, wisuda, dll. Anda harus jelas tentang ide Anda dan tipe DJ yang Anda inginkan. Temukan ceruk dan bekerja untuk mengklaimnya.
02
dari 07
Apakah Ada Pasar untuk Ide Anda?
Identifikasi pesaing Anda di area tersebut dan cari tahu apakah ada pasar untuk ide Anda. Mengetahui apakah ada kebutuhan atau permintaan untuk layanan Anda sangat penting. Misalnya, jika Anda tinggal di daerah yang populer untuk tujuan pernikahan dan Anda ingin mengkhususkan diri dalam acara resepsi, Anda berada di jalur yang benar. Demikian juga, jika Anda berpikir untuk memulai bisnis DJ Anda di daerah yang terkenal, katakanlah, gaya musik akustik live yang unik, Anda mungkin harus berpikir dua kali. Seperti kata pepatah, temukan kebutuhan dan penuhi. Tidak peduli seberapa bagus ide Anda, pasti ada seseorang yang bersedia membayar jasa Anda agar bisnis Anda berhasil.
03
dari 07
Siapa Saingan Anda?
Menilai pesaing Anda berjalan seiring dengan mencari pasar Anda. Berapa banyak DJ dan bisnis DJ lain yang beroperasi di daerah Anda? Apa spesialisasi mereka, dan reputasi seperti apa yang mereka miliki? Apa yang bisa Anda lakukan lebih baik dari mereka? Dan yang paling penting, apa bedanya dengan bisnis DJ Anda? Mungkin Anda memiliki gaya vokal yang khas, atau mungkin Anda memiliki bakat untuk melibatkan audiens Anda. Identifikasi dan manfaatkan sehingga Anda menonjol dari yang lain.
04
dari 07
Berapa Banyak Uang yang Anda Butuhkan untuk Memulai Bisnis DJ Anda?
Sebagian besar investasi Anda akan di audio peralatan, media, dan iklan. Lakukan inventarisasi produk yang sudah Anda miliki, dan buat daftar peralatan yang perlu Anda beli. Lakukan riset di Internet, kunjungi beberapa toko untuk membandingkan harga, dan cari tahu berapa biaya yang Anda keluarkan untuk membeli peralatan yang diperlukan untuk bisnis Anda.
Juga, pikirkan tentang berbagai metode yang dapat Anda gunakan untuk mengiklankan dan memasarkan bisnis Anda kepada pelanggan potensial: surat kabar lokal, online iklan, halaman kuning, pamflet, surat kabar sekolah, dan perjanjian kerja sama dengan bisnis lokal hanyalah beberapa ide yang perlu dipertimbangkan. Buat daftar biaya setiap jenis iklan dan putuskan mana yang paling efektif untuk bisnis dan anggaran Anda.
05
dari 07
Bagaimana Anda Membiayai Bisnis DJ Anda?
Sederhananya, Anda butuh uang. Dari mana asalnya? Anda perlu mengidentifikasi sumber pembiayaan. Ini mungkin termasuk rekening tabungan, pinjaman bank, pinjaman dari teman atau kerabat, pinjaman Small Business Administration (SBA), investor, mitra, dll. Anda mungkin juga dapat menemukan beberapa dukungan dari organisasi yang mengadvokasi seni. Pembiayaan bisa merupakan kombinasi dari hal-hal di atas.
06
dari 07
Izin Usaha, Lisensi, dan Asuransi Apa yang Anda Butuhkan?
Tanyakan kepada lembaga pemerintah lokal dan negara bagian untuk menentukan, jika ada, lisensi dan izin yang Anda perlukan untuk menjalankan bisnis Anda secara legal. Anda mungkin juga perlu membeli asuransi kewajiban untuk melindungi bisnis Anda.
07
dari 07
Apa Struktur Bisnis DJ Anda?
Sebelum Anda dapat memperoleh izin dan lisensi yang diperlukan, Anda harus memilih nama untuk bisnis Anda dan mengajukan dokumen terkait. Anda juga harus memutuskan struktur bisnis Anda. Apakah Anda akan menjadi kepemilikan tunggal? Kemitraan? Perseroan Terbatas (LLC)? Ini hanya beberapa dari pilihan, dan biaya yang terlibat dalam pembentukan masing-masing.